flash vortex

Sahabat Baik

Diposting oleh Unknown


Sahabat Baik






Teman yang sejalan adalah seorang sahabat baik, sahabat yang baik di rumah adalah ibu.  Seorang kawan yang menolong saat dibutuhkan, lagi dan lagi adalah sahabat baik.  Sedangkan perbuatan baik yang dilakukan oleh diri sendiri, merupakan sahabat baik pada masa yang akan datang (Samyutta Nikaya 1, 37).

“Seandainya seseorang bertemu orang bijaksana
yang mau menunjukkan dan memberitahukan kesalahan-kesalahannya, seperti orang menunjukkan harta karun,
hendaklah ia bergaul dengan orang bijaksana itu.
Sungguh baik dan tidak tercela bergaul dengan orang yang bijaksana”
Dhammapada – Pandita Vagga (Orang Bijaksana), 76

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, yang di dalam perjalanan hidupnya tidak terlepas dari Persahabatan, dan di dalam persahabatan itu
Dalam agama Buddha sahabat yang baik di istilahkan dengan kalyanamitta.
Kalyanamitta berasal dari kata Kalyana yang artinya teman dan Mitta yang artinya baik atau bagus. Jadi Kalyanamitta berarti teman yang baik atau bagus yang dapat menjadikan diri kita selalu waspada dalam menempuh kehidupan dunia dan setelah meninggal. Terdapat empat macam sahabat yang
dipandang berhati tulus ( suhada ) : yaitu sahabat penolong ( upakaro mitto ), sahabat pada waktu senang dan susah ( samanasukha dukkhomitto ), sahabat yang memberi nasehat baik ( atthakhayamitto), dan sahabat yang bersimpati ( anukampakamitto ).

1. Ciri-ciri sahabat yang suka menolong ( Upakaromitto ) adalah :
1. Ia yang menjaga dirimu sewaktu lengah;
2. Ia yang menjaga dirimu sewaktu engkau lengah;
3. Ia yang menjaga dirimu sewaktu dalam ketakutan;
4. Ia memberi bantuan dua kali daripada yang engkau perlukan.

2. Ciri-ciri sahabat pada waktu senang dan susah ( Samanasukha dukhomitto )
1. Ia menceritakan rahasia-rahasia dirinya kepadamu;
2. Ia menjaga rahasia-rahasia dirimu;
3. Ia tidak meninggalkan dirimu sewaktu engkau berada dalam kesulitan;
4. Ia bahkan bersedia mengorbankan hidupnya demi kepentinganmu.

3. Ciri-ciri sahabat yang memberi nasehat baik ( Atthakhayamitto ) yaitu:
1. Ia mencegah dirimu berbuat jahat;
2. Ia menganjurkan dirimu untuk berbuat benar;
3. Ia memberitahukan apa yang belum pernah engkau dengar;
4. Ia menunjukan jalan ke surga.

4. Ciri-ciri sahabat yang bersimpati ( Anukampakamitto )
1. Ia tidak merasa gembira terhadap kesengsaraanmu;
2. Ia merasa senang atas kesejahteraanmu;
3. Ia mencegah orang lain berbicara jelek tentang dirimu;
4. Ia membenarkan orang lain memujimu.

Akalyanamitta ( Teman yang tidak baik )

Akalyanamitta artinya teman atau kawan yang tidak baik atau jahat yang berkeinginan untuk menjerumuskan diri kita sehingga mengalami penderitaan ( dukkha ). Terdapat empat orang yang harus dipandang sebagai musuh yang berpura-pura sebagai sahabat (amittamittapatirupapaka) yaitu : orang yang tamak ( Annadathuro ), orang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu ( Vaci paramo ), penjilat ( Annuppiyabhani ) dan kawan pemboros ( Apayasahayo ).

1. Ciri-ciri orang yang berpura-pura sebagai sahabat ( Annadathuharo ) yaitu:
1. Ia yang tamak;
2. Ia memberi sedikit dan meminta banyak;
3. Ia melakukan kewajibannya karena takut;
4. Ia hanya ingat akan kepentingannya sendiri.

2. Ciri-ciri seorang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu ( Vaci paramo ) yaitu:
1. Ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal yang lampau;
2. Ia yang menyatakan persahabatan berkenaan dengan hal-hal yang mendatang;
3. Ia berusaha untuk mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong;
4. Bila ada kesempatan untuk membantu, ia menyatakan tidak sanggup.

3. Ciri-ciri seorang penjilat ( Annupiyabhani ) yang berpura-pura sebagai sahabat yaitu:
1. Ia menyetujui hal-hal yang salah;
2. Ia tidak menganjurkan hal-hal yang benar;
3. Ia akan memuji dihadapanmu;
4. Ia berbicara jelek tentang dirimu dihadapan orang-orang lain.

4. Ciri-ciri seorang pemboros ( Apayasahayo ) yang berpura-pura sebagai sahabat yaitu:
1. Ia menjadi kawanmu apabila enkau gemar minum minuman keras;
2. Ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar berkeliaran di jalan-jalan pada waktu yang tidak pantas;
3. Ia menjadi kawanmu apabila engkau mengejar tempat-tempat hiburan;
4. Ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar berjudi.Teman yang sejalan adalah seorang sahabat baik, sahabat yang baik di rumah adalah ibu.  Seorang kawan yang menolong saat dibutuhkan, lagi dan lagi adalah sahabat baik.  Sedangkan perbuatan baik yang dilakukan oleh diri sendiri, merupakan sahabat baik pada masa yang akan datang (Samyutta Nikaya 1, 37).

“Seandainya seseorang bertemu orang bijaksana
yang mau menunjukkan dan memberitahukan kesalahan-kesalahannya, seperti orang menunjukkan harta karun,
hendaklah ia bergaul dengan orang bijaksana itu.
Sungguh baik dan tidak tercela bergaul dengan orang yang bijaksana”
Dhammapada – Pandita Vagga (Orang Bijaksana), 76

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, yang di dalam perjalanan hidupnya tidak terlepas dari Persahabatan, dan di dalam persahabatan itu
Dalam agama Buddha sahabat yang baik di istilahkan dengan kalyanamitta.

Kalyanamitta berasal dari kata Kalyana yang artinya teman dan Mitta yang artinya baik atau bagus. Jadi Kalyanamitta berarti teman yang baik atau bagus yang dapat menjadikan diri kita selalu waspada dalam menempuh kehidupan dunia dan setelah meninggal. Terdapat empat macam sahabat yang
dipandang berhati tulus ( suhada ) : yaitu sahabat penolong ( upakaro mitto ), sahabat pada waktu senang dan susah ( samanasukha dukkhomitto ), sahabat yang memberi nasehat baik ( atthakhayamitto), dan sahabat yang bersimpati ( anukampakamitto ).

1. Ciri-ciri sahabat yang suka menolong ( Upakaromitto ) adalah :
1. Ia yang menjaga dirimu sewaktu lengah;
2. Ia yang menjaga dirimu sewaktu engkau lengah;
3. Ia yang menjaga dirimu sewaktu dalam ketakutan;
4. Ia memberi bantuan dua kali daripada yang engkau perlukan.

2. Ciri-ciri sahabat pada waktu senang dan susah ( Samanasukha dukhomitto )
1. Ia menceritakan rahasia-rahasia dirinya kepadamu;
2. Ia menjaga rahasia-rahasia dirimu;
3. Ia tidak meninggalkan dirimu sewaktu engkau berada dalam kesulitan;
4. Ia bahkan bersedia mengorbankan hidupnya demi kepentinganmu.

3. Ciri-ciri sahabat yang memberi nasehat baik ( Atthakhayamitto ) yaitu:
1. Ia mencegah dirimu berbuat jahat;
2. Ia menganjurkan dirimu untuk berbuat benar;
3. Ia memberitahukan apa yang belum pernah engkau dengar;
4. Ia menunjukan jalan ke surga.

4. Ciri-ciri sahabat yang bersimpati ( Anukampakamitto )
1. Ia tidak merasa gembira terhadap kesengsaraanmu;
2. Ia merasa senang atas kesejahteraanmu;
3. Ia mencegah orang lain berbicara jelek tentang dirimu;
4. Ia membenarkan orang lain memujimu.

Akalyanamitta ( Teman yang tidak baik )

Akalyanamitta artinya teman atau kawan yang tidak baik atau jahat yang berkeinginan untuk menjerumuskan diri kita sehingga mengalami penderitaan ( dukkha ). Terdapat empat orang yang harus dipandang sebagai musuh yang berpura-pura sebagai sahabat (amittamittapatirupapaka) yaitu : orang yang tamak ( Annadathuro ), orang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu ( Vaci paramo ), penjilat ( Annuppiyabhani ) dan kawan pemboros ( Apayasahayo ).

1. Ciri-ciri orang yang berpura-pura sebagai sahabat ( Annadathuharo ) yaitu:
1. Ia yang tamak;
2. Ia memberi sedikit dan meminta banyak;
3. Ia melakukan kewajibannya karena takut;
4. Ia hanya ingat akan kepentingannya sendiri.

2. Ciri-ciri seorang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu ( Vaci paramo ) yaitu:
1. Ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal yang lampau;
2. Ia yang menyatakan persahabatan berkenaan dengan hal-hal yang mendatang;
3. Ia berusaha untuk mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong;
4. Bila ada kesempatan untuk membantu, ia menyatakan tidak sanggup.

3. Ciri-ciri seorang penjilat ( Annupiyabhani ) yang berpura-pura sebagai sahabat yaitu:
1. Ia menyetujui hal-hal yang salah;
2. Ia tidak menganjurkan hal-hal yang benar;
3. Ia akan memuji dihadapanmu;
4. Ia berbicara jelek tentang dirimu dihadapan orang-orang lain.

4. Ciri-ciri seorang pemboros ( Apayasahayo ) yang berpura-pura sebagai sahabat yaitu:
1. Ia menjadi kawanmu apabila enkau gemar minum minuman keras;
2. Ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar berkeliaran di jalan-jalan pada waktu yang tidak pantas;
3. Ia menjadi kawanmu apabila engkau mengejar tempat-tempat hiburan;
4. Ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar berjudi.

CiriCara: Ciri-ciri Sahabat yang Baik December 21, 2012 in Gaya Hidup menjalin persahabatan 250x166 CiriCara: Ciri ciri Sahabat yang BaikCiriCara.com – Menjalin hubungan persahabatan yang baik akan bisa berdampak positif bagi kamu. Namun, ketahui juga bahwa tidak semua persahabatan itu berjalan dengan baik. Ada sahabat yang bisa menikam kamu dari belakang, padahal sikapnya sangat baik di depan. Memiliki seorang sahabat yang baik akan sangat banyak keuntungan yang bisa kamu dapat. Lalu, apakah saat ini sahabat kamu adalah sosok yang baik dan peduli pada sahabatnya sendiri? Untuk mengetahuinya, mari simak ciri-ciri sahabat yang baik berikut ini: 1. Tidak kompetitif Persahabatan merupakan ikatan emosional, bukan kontes popularitas. Jika melihat keberhasilan teman, maka kamu harus merayakannya bersama. Sebagai sahabat yang baik, jangan pernah merasa tersaingi oleh sahabat sendiri karena malah akan menimbulkan perpecahan di antara kalian. Dengan begitu, kamu dan para sahabat akan bisa termotivasi dan menjadi lebih sukses untuk ke depannya. 2. Saling menyenangkan satu sama lain Sahabat sejati itu tentunya selalu mau berbagi di saat senang maupun sedih. Misalnya, saat si sahabat diterima cintanya oleh seseorang, kamu harus ikut senang. Menjalin persahabatan yang baik adalah mau saling berkontribusi satu sama lain untuk mencapai hasil yang positif. sahabat sejati CiriCara: Ciri ciri Sahabat yang Baik 3. Jujur Sahabat sejati bukan berarti akan terus-menerus memuji kamu. Sahabat sejati juga memiliki kesempatan untuk mengkritik dalam berbagai hal. Kamu dan para sahabat harus saling memberikan nasihat dan komentar, baik itu komentar positif maupun negatif. Misalnya, mengenai pacar, pakaian, dan lain sebagainya. 4. Menjadi pendengar yang baik Sahabat yang baik adalah orang yang mau mendengarkan keluhan sahabatnya. Selain itu, kamu juga harus bisa diandalkan meskipun hanya menjadi pendengar yang setia. Kamu harus menjadi pendengar setia untuk sesuatu yang menarik ataupun tidak. Jika mau menjadi pendengar yang baik untuk para sahabatnya, maka persahabatan yang terjalin akan bisa bertahan lama. 5. Siap membantu Persahabatan tidak selalu berbagi hal yang menyenangkan saja. Untuk itu, sebagai sahabat yang baik kamu harus bisa menyediakan bahu untuk bersandar ketika mereka sedang merasa sedih. Selain itu, di saat sahabat sedang mengalami kesulitan, kamu juga harus bersedia memberikan bantuan untuknya. 6. Siap beradaptasi Sahabat yang baik harus siap beradaptasi untuk masuk ke gaya hidup satu sama lain. Meskipun keduanya menjalani kehidupan yang berbeda, namun salah satunya harus bisa beradaptasi. Tujuannya adalah agar persahabatan itu terjalin dengan baik hingga tua nanti.

Read more at: http://ciricara.com/2012/12/21/ciricara-ciri-ciri-sahabat-yang-baik/
Copyright © CiriCara.com
Teman yang sejalan adalah seorang sahabat baik, sahabat yang baik di rumah adalah ibu.  Seorang kawan yang menolong saat dibutuhkan, lagi dan lagi adalah sahabat baik.  Sedangkan perbuatan baik yang dilakukan oleh diri sendiri, merupakan sahabat baik pada masa yang akan datang (Samyutta Nikaya 1, 37).

“Seandainya seseorang bertemu orang bijaksana
yang mau menunjukkan dan memberitahukan kesalahan-kesalahannya, seperti orang menunjukkan harta karun,
hendaklah ia bergaul dengan orang bijaksana itu.
Sungguh baik dan tidak tercela bergaul dengan orang yang bijaksana”
Dhammapada – Pandita Vagga (Orang Bijaksana), 76

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, yang di dalam perjalanan hidupnya tidak terlepas dari Persahabatan, dan di dalam persahabatan itu
Dalam agama Buddha sahabat yang baik di istilahkan dengan kalyanamitta.

Kalyanamitta berasal dari kata Kalyana yang artinya teman dan Mitta yang artinya baik atau bagus. Jadi Kalyanamitta berarti teman yang baik atau bagus yang dapat menjadikan diri kita selalu waspada dalam menempuh kehidupan dunia dan setelah meninggal. Terdapat empat macam sahabat yang
dipandang berhati tulus ( suhada ) : yaitu sahabat penolong ( upakaro mitto ), sahabat pada waktu senang dan susah ( samanasukha dukkhomitto ), sahabat yang memberi nasehat baik ( atthakhayamitto), dan sahabat yang bersimpati ( anukampakamitto ).

1. Ciri-ciri sahabat yang suka menolong ( Upakaromitto ) adalah :
1. Ia yang menjaga dirimu sewaktu lengah;
2. Ia yang menjaga dirimu sewaktu engkau lengah;
3. Ia yang menjaga dirimu sewaktu dalam ketakutan;
4. Ia memberi bantuan dua kali daripada yang engkau perlukan.

2. Ciri-ciri sahabat pada waktu senang dan susah ( Samanasukha dukhomitto )
1. Ia menceritakan rahasia-rahasia dirinya kepadamu;
2. Ia menjaga rahasia-rahasia dirimu;
3. Ia tidak meninggalkan dirimu sewaktu engkau berada dalam kesulitan;
4. Ia bahkan bersedia mengorbankan hidupnya demi kepentinganmu.

3. Ciri-ciri sahabat yang memberi nasehat baik ( Atthakhayamitto ) yaitu:
1. Ia mencegah dirimu berbuat jahat;
2. Ia menganjurkan dirimu untuk berbuat benar;
3. Ia memberitahukan apa yang belum pernah engkau dengar;
4. Ia menunjukan jalan ke surga.

4. Ciri-ciri sahabat yang bersimpati ( Anukampakamitto )
1. Ia tidak merasa gembira terhadap kesengsaraanmu;
2. Ia merasa senang atas kesejahteraanmu;
3. Ia mencegah orang lain berbicara jelek tentang dirimu;
4. Ia membenarkan orang lain memujimu.

Akalyanamitta ( Teman yang tidak baik )

Akalyanamitta artinya teman atau kawan yang tidak baik atau jahat yang berkeinginan untuk menjerumuskan diri kita sehingga mengalami penderitaan ( dukkha ). Terdapat empat orang yang harus dipandang sebagai musuh yang berpura-pura sebagai sahabat (amittamittapatirupapaka) yaitu : orang yang tamak ( Annadathuro ), orang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu ( Vaci paramo ), penjilat ( Annuppiyabhani ) dan kawan pemboros ( Apayasahayo ).

1. Ciri-ciri orang yang berpura-pura sebagai sahabat ( Annadathuharo ) yaitu:
1. Ia yang tamak;
2. Ia memberi sedikit dan meminta banyak;
3. Ia melakukan kewajibannya karena takut;
4. Ia hanya ingat akan kepentingannya sendiri.

2. Ciri-ciri seorang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu ( Vaci paramo ) yaitu:
1. Ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal yang lampau;
2. Ia yang menyatakan persahabatan berkenaan dengan hal-hal yang mendatang;
3. Ia berusaha untuk mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong;
4. Bila ada kesempatan untuk membantu, ia menyatakan tidak sanggup.

3. Ciri-ciri seorang penjilat ( Annupiyabhani ) yang berpura-pura sebagai sahabat yaitu:
1. Ia menyetujui hal-hal yang salah;
2. Ia tidak menganjurkan hal-hal yang benar;
3. Ia akan memuji dihadapanmu;
4. Ia berbicara jelek tentang dirimu dihadapan orang-orang lain.

4. Ciri-ciri seorang pemboros ( Apayasahayo ) yang berpura-pura sebagai sahabat yaitu:
1. Ia menjadi kawanmu apabila enkau gemar minum minuman keras;
2. Ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar berkeliaran di jalan-jalan pada waktu yang tidak pantas;
3. Ia menjadi kawanmu apabila engkau mengejar tempat-tempat hiburan;
4. Ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar berjudi.
CiriCara.com – Menjalin hubungan persahabatan yang baik akan bisa berdampak positif bagi kamu. Namun, ketahui juga bahwa tidak semua persahabatan itu berjalan dengan baik. Ada sahabat yang bisa menikam kamu dari belakang, padahal sikapnya sangat baik di depan. Memiliki seorang sahabat yang baik akan sangat banyak keuntungan yang bisa kamu dapat. Lalu, apakah saat ini sahabat kamu adalah sosok yang baik dan peduli pada sahabatnya sendiri? Untuk mengetahuinya, mari simak ciri-ciri sahabat yang baik berikut ini: 1. Tidak kompetitif Persahabatan merupakan ikatan emosional, bukan kontes popularitas. Jika melihat keberhasilan teman, maka kamu harus merayakannya bersama. Sebagai sahabat yang baik, jangan pernah merasa tersaingi oleh sahabat sendiri karena malah akan menimbulkan perpecahan di antara kalian. Dengan begitu, kamu dan para sahabat akan bisa termotivasi dan menjadi lebih sukses untuk ke depannya. 2. Saling menyenangkan satu sama lain Sahabat sejati itu tentunya selalu mau berbagi di saat senang maupun sedih. Misalnya, saat si sahabat diterima cintanya oleh seseorang, kamu harus ikut senang. Menjalin persahabatan yang baik adalah mau saling berkontribusi satu sama lain untuk mencapai hasil yang positif. sahabat sejati CiriCara: Ciri ciri Sahabat yang Baik 3. Jujur Sahabat sejati bukan berarti akan terus-menerus memuji kamu. Sahabat sejati juga memiliki kesempatan untuk mengkritik dalam berbagai hal. Kamu dan para sahabat harus saling memberikan nasihat dan komentar, baik itu komentar positif maupun negatif. Misalnya, mengenai pacar, pakaian, dan lain sebagainya. 4. Menjadi pendengar yang baik Sahabat yang baik adalah orang yang mau mendengarkan keluhan sahabatnya. Selain itu, kamu juga harus bisa diandalkan meskipun hanya menjadi pendengar yang setia. Kamu harus menjadi pendengar setia untuk sesuatu yang menarik ataupun tidak. Jika mau menjadi pendengar yang baik untuk para sahabatnya, maka persahabatan yang terjalin akan bisa bertahan lama. 5. Siap membantu Persahabatan tidak selalu berbagi hal yang menyenangkan saja. Untuk itu, sebagai sahabat yang baik kamu harus bisa menyediakan bahu untuk bersandar ketika mereka sedang merasa sedih. Selain itu, di saat sahabat sedang mengalami kesulitan, kamu juga harus bersedia memberikan bantuan untuknya. 6. Siap beradaptasi Sahabat yang baik harus siap beradaptasi untuk masuk ke gaya hidup satu sama lain. Meskipun keduanya menjalani kehidupan yang berbeda, namun salah satunya harus bisa beradaptasi. Tujuannya adalah agar persahabatan itu terjalin dengan baik hingga tua nanti. Menjalin persahabatan akan sangat menyenangkan jika terjalin hubungan yang baik. Namun, tetap saja ada sahabat yang menikam kamu dari belakang. Lalu, apakah sahabat kamu memiliki ciri-ciri di atas? Jika iya, maka mereka adalah sosok sahabat yang baik. Untuk itu, tetap jaga hubungan persahabatan yang baik itu. (NR)

Read more at: http://ciricara.com/2012/12/21/ciricara-ciri-ciri-sahabat-yang-baik/
Copyright © CiriCara.com
CiriCara.com – Menjalin hubungan persahabatan yang baik akan bisa berdampak positif bagi kamu. Namun, ketahui juga bahwa tidak semua persahabatan itu berjalan dengan baik. Ada sahabat yang bisa menikam kamu dari belakang, padahal sikapnya sangat baik di depan. Memiliki seorang sahabat yang baik akan sangat banyak keuntungan yang bisa kamu dapat. Lalu, apakah saat ini sahabat kamu adalah sosok yang baik dan peduli pada sahabatnya sendiri? Untuk mengetahuinya, mari simak ciri-ciri sahabat yang baik berikut ini: 1. Tidak kompetitif Persahabatan merupakan ikatan emosional, bukan kontes popularitas. Jika melihat keberhasilan teman, maka kamu harus merayakannya bersama. Sebagai sahabat yang baik, jangan pernah merasa tersaingi oleh sahabat sendiri karena malah akan menimbulkan perpecahan di antara kalian. Dengan begitu, kamu dan para sahabat akan bisa termotivasi dan menjadi lebih sukses untuk ke depannya. 2. Saling menyenangkan satu sama lain Sahabat sejati itu tentunya selalu mau berbagi di saat senang maupun sedih. Misalnya, saat si sahabat diterima cintanya oleh seseorang, kamu harus ikut senang. Menjalin persahabatan yang baik adalah mau saling berkontribusi satu sama lain untuk mencapai hasil yang positif. sahabat sejati CiriCara: Ciri ciri Sahabat yang Baik 3. Jujur Sahabat sejati bukan berarti akan terus-menerus memuji kamu. Sahabat sejati juga memiliki kesempatan untuk mengkritik dalam berbagai hal. Kamu dan para sahabat harus saling memberikan nasihat dan komentar, baik itu komentar positif maupun negatif. Misalnya, mengenai pacar, pakaian, dan lain sebagainya. 4. Menjadi pendengar yang baik Sahabat yang baik adalah orang yang mau mendengarkan keluhan sahabatnya. Selain itu, kamu juga harus bisa diandalkan meskipun hanya menjadi pendengar yang setia. Kamu harus menjadi pendengar setia untuk sesuatu yang menarik ataupun tidak. Jika mau menjadi pendengar yang baik untuk para sahabatnya, maka persahabatan yang terjalin akan bisa bertahan lama. 5. Siap membantu Persahabatan tidak selalu berbagi hal yang menyenangkan saja. Untuk itu, sebagai sahabat yang baik kamu harus bisa menyediakan bahu untuk bersandar ketika mereka sedang merasa sedih. Selain itu, di saat sahabat sedang mengalami kesulitan, kamu juga harus bersedia memberikan bantuan untuknya. 6. Siap beradaptasi Sahabat yang baik harus siap beradaptasi untuk masuk ke gaya hidup satu sama lain. Meskipun keduanya menjalani kehidupan yang berbeda, namun salah satunya harus bisa beradaptasi. Tujuannya adalah agar persahabatan itu terjalin dengan baik hingga tua nanti. Menjalin persahabatan akan sangat menyenangkan jika terjalin hubungan yang baik. Namun, tetap saja ada sahabat yang menikam kamu dari belakang. Lalu, apakah sahabat kamu memiliki ciri-ciri di atas? Jika iya, maka mereka adalah sosok sahabat yang baik. Untuk itu, tetap jaga hubungan persahabatan yang baik itu. (NR)

Read more at: http://ciricara.com/2012/12/21/ciricara-ciri-ciri-sahabat-yang-baik/
Copyright © CiriCara.com
CiriCara.com – Menjalin hubungan persahabatan yang baik akan bisa berdampak positif bagi kamu. Namun, ketahui juga bahwa tidak semua persahabatan itu berjalan dengan baik. Ada sahabat yang bisa menikam kamu dari belakang, padahal sikapnya sangat baik di depan. Memiliki seorang sahabat yang baik akan sangat banyak keuntungan yang bisa kamu dapat. Lalu, apakah saat ini sahabat kamu adalah sosok yang baik dan peduli pada sahabatnya sendiri? Untuk mengetahuinya, mari simak ciri-ciri sahabat yang baik berikut ini: 1. Tidak kompetitif Persahabatan merupakan ikatan emosional, bukan kontes popularitas. Jika melihat keberhasilan teman, maka kamu harus merayakannya bersama. Sebagai sahabat yang baik, jangan pernah merasa tersaingi oleh sahabat sendiri karena malah akan menimbulkan perpecahan di antara kalian. Dengan begitu, kamu dan para sahabat akan bisa termotivasi dan menjadi lebih sukses untuk ke depannya. 2. Saling menyenangkan satu sama lain Sahabat sejati itu tentunya selalu mau berbagi di saat senang maupun sedih. Misalnya, saat si sahabat diterima cintanya oleh seseorang, kamu harus ikut senang. Menjalin persahabatan yang baik adalah mau saling berkontribusi satu sama lain untuk mencapai hasil yang positif. sahabat sejati CiriCara: Ciri ciri Sahabat yang Baik 3. Jujur Sahabat sejati bukan berarti akan terus-menerus memuji kamu. Sahabat sejati juga memiliki kesempatan untuk mengkritik dalam berbagai hal. Kamu dan para sahabat harus saling memberikan nasihat dan komentar, baik itu komentar positif maupun negatif. Misalnya, mengenai pacar, pakaian, dan lain sebagainya. 4. Menjadi pendengar yang baik Sahabat yang baik adalah orang yang mau mendengarkan keluhan sahabatnya. Selain itu, kamu juga harus bisa diandalkan meskipun hanya menjadi pendengar yang setia. Kamu harus menjadi pendengar setia untuk sesuatu yang menarik ataupun tidak. Jika mau menjadi pendengar yang baik untuk para sahabatnya, maka persahabatan yang terjalin akan bisa bertahan lama. 5. Siap membantu Persahabatan tidak selalu berbagi hal yang menyenangkan saja. Untuk itu, sebagai sahabat yang baik kamu harus bisa menyediakan bahu untuk bersandar ketika mereka sedang merasa sedih. Selain itu, di saat sahabat sedang mengalami kesulitan, kamu juga harus bersedia memberikan bantuan untuknya. 6. Siap beradaptasi Sahabat yang baik harus siap beradaptasi untuk masuk ke gaya hidup satu sama lain. Meskipun keduanya menjalani kehidupan yang berbeda, namun salah satunya harus bisa beradaptasi. Tujuannya adalah agar persahabatan itu terjalin dengan baik hingga tua nanti. Menjalin persahabatan akan sangat menyenangkan jika terjalin hubungan yang baik. Namun, tetap saja ada sahabat yang menikam kamu dari belakang. Lalu, apakah sahabat kamu memiliki ciri-ciri di atas? Jika iya, maka mereka adalah sosok sahabat yang baik. Untuk itu, tetap jaga hubungan persahabatan yang baik itu. (NR)

Read more at: http://ciricara.com/2012/12/21/ciricara-ciri-ciri-sahabat-yang-baik/
Copyright © CiriCara.com

0 komentar:

Posting Komentar