Ketika Sahabat Menjadi Penghianat
Aku mau curhat nih sob, ini tentang sahabat aku yang tlah menghianati aku.
Dulu aku mempunyai sahabat yang begitu
baik kepada aku. Sering ngobrol, curhat, tertawa bersama. Kemana-mana selalu
bersama, kalau tak ada satu pasti merasa ada yang kurang. Dulu dia sering
menghibur aku waktu aku sedih. Selalu aja dia yang bisa buat aku tertawa. Dan
dulu juga aku sering main kerumahnya. Pokoknya kami selalu berdua, tapi itu
dulu. Semua yang dulu-dulu itu cuman masa lalu, semua yang dulu-dulu itu sudah
aku lupain. Pokoknya berbeda tak seperti dulu lagi. Yang bikin sedihnya lagi,
persahabatan itu justru rusak karena hal kecil yang seharusnya bisa diselesaikan.
(secara sahabat kan harus saling mengerti). Dilema, wanita yang aku suka
direbut Sahabat baik aku. Pahit sekali rasanya. Aku sering curhat ke sahabat
aku itu, aku sering cerita kalau aku suka seorang cewek. Sahabat aku itu tahu
banget tentang perasaan aku ke cewek itu. Tapi sahabat aku itu tega mencuri
cewek yang aku suka itu. Dia dekati cewek itu.
Kalau
aku sih malu, cuma karna cewek saja persahabatan jadi hancur. Kayak tak ada
cewek lain saja di dunia ini. Kalau memang benar-benar sahabat pasti tidak akan
sejahat itu. Berarti dia bukan sahabat, mungkin dia bukan sahabat yang baik. Aku
sebetulnya tidak mau berpisah, dia sudah aku anggap sebagai abangku sendiri.
Tapi sekarang aku anggap dia seperti musuh aku. Banyak teman yang menyuruh aku
untuk berdamai dengan dia. Tapi sepertinya tak akan mungkin bisa, karena
sekarang aku sudah benar-benar benci sama dia. Dan aku sudah tak mau lagi lihat
dia. Semoga dia benar-benar hilang selamanya. Aku menyesal karena aku telah
menjadikan dia sebagai sahabat aku.
BENCI… SEBENCI-BENCINYA

0 komentar:
Posting Komentar