Cinta Pertamaku, Cinta Terakhirku: Kumpulan Cerpen Lovandah Karya Asmirandah
Cinta Pertama memang selalu berkesan. Mungkin ini
seperti cinta anak dengan ibunya atau ibu dengan anaknya. Saat mereka
dipertemukan pertama kali, sang anak pertama kali melihat ibunya begitu
juga sang ibu, ikatan batin itu terus tumbuh dalam kebersamaan
suka-duka, susah-senang.
Menurut Bob Dylan, “masa depan bagiku adalah masa lalu. Kaulah cinta pertamaku dan akan menjadi cinta terakhirku”.
Dalam salah satu cerpen Lovandah, cinta pertamaku, cinta terakhirku,
tersebutlah Jasmine seorang mahasiswa kedokteran dari sebuah perguruan
tinggi . Jasmine jatuh cinta dengan Aldo teman sekampusnya. Perhatian
dan tatapan mata Aldo telah mengalihkan dunianya. Walaupun mereka jarang
bertegur sapa dan terkesan dingin saat bertemu.
Hingga pada suatu acara pesta dansa di kampus,
mereka akhirnya dipertemukan, tidak hanya bertegur sapa biasa, tapi ada
komunikasi, ada sentuhan dan tatapan penuh makna dalam suatu dansa yang
diiringi lagu Endless Love.
Namun Aldo kemudian harus pergi ke Amerika,
melanjutkan kuliahnya di sana, karena ayahnya ditugaskan ke luar negeri.
Mereka berpisah, namun komunikasi mereka masih terus berlanjut dan
intens selama 5 tahun dengan surat menyurat.
Sampai ada kabar, bahwa Aldo tidak bisa pulang ke
tanah air karena ayahnya meninggal, menjadi tulang punggung dan
dijodohkan oleh pilihan ibunya.
Hancur hati Jasmine. Namun saat dia pun akhirnya
dijodohkan orang tuanya, Jasmine tidak menolak demi menyenangkan hati
kedua orang tuanya.
Aldo menikah dan dikaruniai seorang puteri. Jasmine pun menikah dan dikaruniai 2 orang putera.
Menjalang senja pasangan mereka harus pergi
menjemput ajal. Suami Jasmine meninggal, isteri Aldo pun menyerah
setelah berjuang melawan kanker payudara.
Dalam kesendirian mereka dihari tua, sementara
anak-anak mereka sudah besar dan mandiri. Mereka dipertemukan kembali,
menikah, mewujudkan cinta masa lalu. Cinta Pertama dan Cinta Terakhir.
Sebuah ending yang tipikal namun berkesan, ringan diceritakan dan mudah untuk dipahami. Secara psikologis dapat dikatakan ada hati hati yang selingkuh
diantara mereka berdua, walaupun masing-masing sudah punya pasangan.
Mestakung (semesta mendukung) ternyata tidak tinggal diam. Ikatan hati
mereka yang kuat membuat mereka bersatu kembali dengan cara yang halus,
lembut dan indah pada akhirnya.

0 komentar:
Posting Komentar